Catatan dari Bawah Tanah

Judul: Catatan dari Bawah Tanah (novel)
Penulis: Fyodor Dostoyevsky
Penerbit: Simpang
Tahun: 2015
Tebal: 178 halaman

Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky (1821-1881) adalah seorang novelis Rusia, penulis cerpen, esais dan filsuf. Karya sastra Dostoyevsky mengeksplorasi psikologi manusia dalam konteks atmosfer politik, sosial, dan spiritual yang kacau dari abad ke-19. Banyak kritikus sastra menilai dia sebagai salah satu psikolog terbesar dan paling menonjol dalam sastra dunia.

Dostoyevsky menghabiskan sebagian besar tahun 1860-an di Eropa Barat, membenamkan dirinya dalam budaya Eropa yang ia percaya telah melampaui Rusia –sebuah masalah yang ia eksplorasi dalam Catatan dari Bawah Tanah. Tahun-tahun itu di Eropa merupakan masa yang sulit bagi Dostoyevsky, saat dia berjuang dengan kemiskinan, epilepsi, dan kecanduan judi. Penerbitan Crime and Punishment (1866), bagaimanapun, membawanya pada sebuah titik balik keberuntungan, membuat dia populer dan sukses serta menyelamatkan dia dari bencana keuangan. Novel berikutnya, The Brothers Karamazov (1880) membawanya pada kesuksesan lebih lanjut.

Dostoevsky adalah salah satu pelopor realisme dalam novel modern, dan Catatan dari Bawah Tanah (1864), bersama dengan novel-novel dia selanjutnya, termasuk dalam genre ini. Penulis-penulis Realis –Honoré de Balzac di Perancis, Charles Dickens di Inggris, dan Nikolai Gogol dan Dostoyevsky di Rusia, dan lainnya– menguji ulang seluruh tujuan sebuah novel. Realisme berfokus pada orang "nyata", umumnya penduduk kota, pelacur, siswa miskin, pegawai rendah, dan jenis-jenis karakter yang hanya menjadi subyek ejekan atau peran pembantu jenaka dalam karya sastra sebelumnya. Sebelum realisme, kehidupan sehari-hari dianggap di bawah sastra, yang artinya sekarang naik di atas kebiasaan. Karya Dostoyevsky, sering dianggap sebagai puncak dari realisme, tidak bertujuan untuk naik di atas realitas, tetapi untuk menggambarkan hal itu dalam semua kompleksitas dan kesulitannya.

Catatan dari Bawah Tanah memainkan peran penting dalam perkembangan fiksi realis. Novel ini menyelidiki pikiran seorang individu di pinggiran masyarakat modern, dan menguji efek kehidupan modern itu terhadap kepribadian orang itu. Protagonisnya adalah seorang PNS berpangkat rendah di St. Petersburg pada tahun 1860-an yang pelan-pelan menjadi gila karena seumur hidup tidak mampu mengatasi masyarakat di sekitarnya. Pria Bawah Tanah ini adalah seorang anti pahlawan, kaum tertindas, korban ketidakpastian dari masyarakat, yang akan terus dieksplor Dostoyevsky dalam karya-karyanya kemudian.

Catatan dari Bawah Tanah dirayakan sebagai novel eksistensialis pertama; karya ini adalah titik awal bagi tema kesia-siaan yang menusuk melalui banyak tulisan abad kedua puluh, termasuk karya Kafka dan Beckett. Karya Dostoyevsky paling revolusioner ini berisi kenangan melantur dari narator putus asa yang tidak disebutkan namanya, yang telah mengucilkan seluruh dirinya dari masyarakat ke dalam eksistensi bawah tanah. Lanturan ini sebenarnya adalah analisis menyelidik dan spekulatif dari pertanyaan-pertanyaan politik dan filosofis yang berhubungan dengan Rusia dan Eropa pada waktu itu.

Narator tanpa nama dalam kisah ini merupakan seorang individu yang sangat terasing, yang terus-menerus menganalisis diri dan merenung sebagai upayanya dalam pencarian apa-apa saja yang benar dan baik dalam sebuah dunia dari nilai-nilai relatif maupun absolut. Selain itu, novel ini memperkenalkan tema –moral, agama, politik dan sosial– yang mendominasi karya Dostoyevsky selanjutnya. Catatan ini, selain menarik dari sisi kualitas sastra, juga menawarkan pembaca sebuah pengenalan ideal kepada imajinasi kreatif, penetrasi psikologis yang mendalam dan luar biasa dari salah satu novelis paling berpengaruh dari abad kesembilan belas.

Novel ini menandai garis pemisah antara karya fiksi abad kesembilan belas dan kedua puluh, dan antara bagaimana visi diri setiap abad diwujudkan. Salah satu karakter yang paling luar biasa dalam kesusastraan, narator yang tidak disebutkan namanya adalah mantan pejabat yang secara berani telah menarik diri ke dalam eksistensi bawah tanah. Dalam pengucilan diri penuh dari masyarakat, ia mencoretkan sebuah narasi bergairah, obsesif, penuh kontradiksi yang berfungsi sebagai serangan yang menghancurkan utopianisme sosial dan sebuah penegasan sifat manusia yang pada dasarnya tidak rasional.

 

Similar Movies